Menurut Kantor Berita ABNA, sebagaimana dilansir dari Pars Today yang menukil informasi resmi dari pusat penerangan Departemen Luar Negeri Iran, Bahram Qassemi seraya mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban ledakan teror Samarra dan Tikrit di Irak menekankan tanggung jawab masyarakat internasional dalam memerangi terorisme dan aksi anti kemanusiaan kelompok Takfiri.
Jubir Deplu Iran juga menilai korban syahid dan terluka sejumlah peziarah asal Iran di operasi teror Ahad pagi di Samarra sebagai luka menyakitkan bagi bangsa Iran dan keluarga korban. “Kejahatan ini akibat kegagalan berulang kali teroris dalam memajukan ambisi mereka di Irak,” papar Bahram Qassemi.
Qassemi menjelaskan, Republik Islam Iran akan tetap berdiri di samping pemerintah dan rakyat Irak hingga pemusnahan total fenomena buruk terorisme dari negara ini.
Mohammad Javad Daneshyar, wakil lembaga haji dan ziarah Republik Islam Iran di Irak kepada wartawan ISNA membenarkan esbanyak sepuluh peziarah asal Iran gugur dalam serangan teror di Samarra.